Friday, April 4, 2008

Jangan lupa paspor & tiket anda.






Ini suatu cerita yang memberi motivasi bagi semua usia, tua muda, yang saya peroleh dari email kawan belum lama ini.

Aku pernah bekerja membagi selebaran di jalan-jalan
kota Taipei-Taiwan,jadi aku tahu bagaimana rasanya kalau orang-orang tidak mau mengambil selebaran yang dibagikan.

Kemudian, setiap aku berjalan melewati jalan-jalan dimana ada orang yang membagi selebaran, aku pasti mengambilnya tidak peduli apa isinya, walau akhirnya kertas-kertas itu jatuh ke tong sampah juga.

Beberapa hari yang lalu aku berjalan sendirian melewati seorg bapak tua yang membagi selebaran.. aku mengambil dan mengucapkan xie-xie (terima kasih).

Sepintas aku membaca judul selebaran itu.. JANGAN LUPA PASPOR DAN TIKET PESAWAT ANDA, aku merasa pasti bapak ini penjual tiket pesawat. Ternyata aku keliru, isinya adalah mengenai pemberitaan injil, dimana sering dibawakan pendeta waktu khotbah.
Kembali aku teringat pada bapak tua itu, berapa dia dibayar utk membagikan selebaran tsb?
Pasti dia tidak dibayar, dia dengan sukarela mau membagi-bagikan kabar sukacita dan bekerja untuk Kristus. Dia berdiri di jalan tsb berjam-jam, berapa orang yang mengambil dan membaca selebaran itu dan berapa orang yang percaya? Cuma Tuhan yang tahu..
Aku begitu salut sekali kepada bapak tua itu, maka kemudian aku menterjemahkan selebaran ini dan membagikan kepada teman-teman.

JANGAN LUPA PASPOR DAN TIKET PESAWAT ANDA
(penulis: WANG JIAN XUAN).


Hidup ini hanya sementara, kalimat ini sedikitpun tidak salah.
Umur manusia walaupun berapa panjang, akhirnya akan meninggalkan dunia ini.
Jadi manusia hidup didunia selama 70-80 tahun tidak ada bedanya dengan jalan-jalan ke Amerika selama 7-8 hari. Setelah tamasya akhirnya akan naik pesawat untuk pulang ke rumah di Taiwan.
Begitu juga Tuhan membiarkan kita bertamasya di dunia selama kira-kira 70-80 tahun kemudian akan pulang kembali ke rumah BAPA, yaitu surga.
Surga indah tiada bandingnya, sedangkan dunia penuh dengan sengsara.
Rumah Bapa sungguh-sungguh indah, percayakah ANDA?
Apabila anda percaya, anda adalah orang yang berbahagia karena anda telah memenangkan kematian/ alam maut.

Jikalau pada suatu hari dokter berkata kepada anda, anda menderita tumor ganas dan hidup tidak lama lagi.
Anda tidak akan merasa kaget dan takut, tetap dengan santai dan gembira berkata kepada dokter : "Terima kasih karena sudah memberitahukan kabar ini. Saya bisa segera kembali ke rumah Bapa, meninggalkan dunia yang fana ini".

Pada saat saudara atau teman kita yang meninggal, kita juga tidak perlu terlalu berduka, karena masih akan dapat bertemu di rumah Bapa.

Berbicara mengenai tamasya ke luar negeri, saya hampir tiap tahun liburan musim semi bersama istri keliling dunia. Pada saat keluar negeri, hal yang paling penting adalah JANGAN LUPA PASPOR DAN TIKET PESAWAT.
Tetapi ada juga orang yang terlalu ceroboh, pada saat akan kembali pulang tiba-tiba baru sadar kalau paspor dan tiket sudah hilang, sehingga dia tidak bisa ikut rombongan pulang.

Saudara-saudara, pada hari dimana kita pulang ke rumah Bapa juga memerlukan paspor dan tiket, kalau tidak maka kita tidak akan bisa masuk ke rumah Bapa.

Tuhan Yesus berkata : Akulah jalan dan kebenaran dan hidup. tidak ada seorangpun yang datang kepada Bapa kalau tidak melalui AKU. Inilah ticket dan Passport kita, bila kita menginginkan. Apa maksud -Melalui YESUS-? yang berarti : Roma 10:9 Sebab jika kamu mengaku dengan mulutmu bahwa Yesus adalah Tuhan, dan percaya dalam hatimu bahwa ALLAH telah membangkitkan DIA dari antara orang mati, maka kamu akan di selamatkan.

Jadi percaya kepada TUHAN YESUS adalah paspor dan tiket kita utk masuk ke surga.
Pada saat kita meninggalkan dunia, segala harta benda kekayaan tidak akan bisa kita bawa. Tetapi seringkali demi barang-barang yang tidak bisa dibawa itu, kita menghabiskan banyak tenaga dan pikiran, tapi demi hal hidup yang kekal, yaitu paspor dan tiket kita untuk pulang, kita sama sekali tidak peduli.

Kalau dipikirkan sangatlah tidak bijaksana.

Saya berharap kita semua menjadi orang yang bijaksana, sama sekali tidak pernah lupa paspor dan tiket untuk pulang ke rumah Bapa.

(from rodionw@gmail.com)

No comments: